Gubernur Bali, Wayan Koster, menyerahkan bantuan untuk pemulihan SD Negeri 5 Banjar yang terdampak banjir bandang pada 6 Maret 2026 lalu. Penyerahan bantuan dilakukan pada Senin (30/3) siang, didampingi Kalaksa BPBD Provinsi Bali, I Gede Agung Teja Bhusana Yadnya.
Bantuan yang diserahkan berasal dari dana gotong royong pegawai Pemerintah Provinsi Bali dengan total Rp129 juta, yang diperuntukkan bagi perbaikan sarana dan prasarana sekolah.
Sebelumnya, Gubernur asal Desa Sembiran, Tejakula, Buleleng itu telah meninjau langsung kondisi sekolah pascabanjir pada Minggu (14/3). Saat kunjungan tersebut, ia menerima berbagai masukan dari kepala sekolah dan guru terkait percepatan pemulihan fasilitas pendidikan agar proses belajar mengajar segera kembali normal.
Dalam kesempatan itu, Koster berjanji akan membantu pemenuhan kebutuhan sarana belajar melalui dana gotong royong ASN Pemprov Bali yang telah tersedia.
“Saya sempat berkunjung setelah terjadi banjir, kondisi sekolahnya rusak, tidak layak untuk proses belajar mengajar lagi. Waktu itu ada bantuan CSR namun tidak cukup, karena itu saya membantu dari provinsi. Hari ini diserahkan sebesar Rp129 juta,” ujar Koster, disambut riuh gembira siswa dan para guru.
Selain bantuan untuk sekolah, Gubernur Koster juga menepati janjinya memberikan bantuan langsung kepada 66 siswa, masing-masing sebesar Rp1 juta.
Bantuan tersebut dapat digunakan siswa untuk membeli berbagai kebutuhan sekolah, seperti seragam, buku, dan tas.
“Saya juga berjanji untuk memberikan hadiah kepada anak-anak yang berjumlah 66 siswa yang masing-masing mendapatkan Rp1 juta. Jadi uangnya bisa untuk beli baju, beli buku, beli tas sekolah,” katanya.
Koster juga berpesan kepada para siswa agar tetap rajin belajar meski sempat terdampak bencana.
Sementara itu, Kepala SDN 5 Banjar, I Made Wismaya, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian Gubernur Bali terhadap dunia pendidikan, khususnya dalam membantu pemulihan sekolah pascabencana.
Menurutnya, bantuan tersebut akan dimanfaatkan untuk mendukung kembali sarana dan prasarana belajar mengajar, sekaligus menjadi bentuk nyata kepedulian Pemerintah Provinsi Bali dalam mewujudkan generasi Bali yang unggul.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut Ketua DPRD Provinsi Bali, Bupati Buleleng, Wakil Bupati Buleleng, Ketua DPRD Kabupaten Buleleng, Camat Banjar, dan Perbekel Banjar.

