BULELENG – Gubernur Bali, Wayan Koster, memberikan apresiasi kepada dua sanggar seni di Kabupaten Buleleng yang dinilai konsisten melestarikan seni budaya Bali serta berhasil mencetak regenerasi seniman dari usia anak-anak hingga dewasa.
Dua sanggar yang menerima apresiasi tersebut yakni Sanggar Seni Tari dan Tabuh Pentas Marak Lestari dari Desa Bubunan, Kecamatan Seririt, serta Sanggar Seni Dharma Shanti dari Desa Bila, Kecamatan Kubutambahan.
Sebagai bentuk penghargaan atas dedikasi dalam menjaga kelestarian seni budaya Bali, Gubernur Koster secara pribadi menyerahkan hadiah sebesar Rp50 juta masing-masing kepada kedua sanggar tersebut. Penyerahan dilakukan pada malam puncak Hari Ulang Tahun ke-422 Kota Singaraja yang berlangsung di Taman Bung Karno, Senin malam (30/3/2026).
Menurut Gubernur Koster, penampilan anak-anak penari dan penabuh yang tampil memukau menjadi bukti nyata kuatnya regenerasi seniman budaya Bali di Buleleng. Ia menilai upaya pembinaan seni sejak usia dini merupakan langkah penting untuk menjaga warisan budaya agar tetap hidup di tengah perkembangan zaman.
“Inilah regenerasi seniman budaya Bali, kita lihat anak-anak menari sangat luar biasa, kita bangga sekali melihatnya, jadi ini harus diapresiasi,” ujar Koster.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Koster juga mengutip pesan Bung Karno bahwa kebudayaan adalah jiwa bangsa, dan jiwa itu tidak pernah mati, sebagai penegasan pentingnya menjaga seni budaya Bali agar terus lestari dari generasi ke generasi.

