Kamis, 26 Maret 2026

 



Gubernur Bali Wayan Koster memberikan briefing kepada jajaran pejabat Pemprov Bali di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya, Kamis (26/3). Kegiatan ini dihadiri Wakil Gubernur I Nyoman Giri Prasta, Sekda Dewa Made Indra, serta pejabat lainnya, baik secara langsung maupun daring. Briefing ini dilakukan untuk mempercepat pelaksanaan program pembangunan daerah.


Dalam arahannya, Koster menekankan pentingnya kesamaan visi di seluruh jajaran pemerintah. Ia meminta para pejabat memahami konsep “Nangun Sat Kerthi Loka Bali” yang tertuang dalam Perda Nomor 4 Tahun 2023 sebagai pedoman pembangunan Bali ke depan.


Menurutnya, setelah satu tahun masa kepemimpinan berjalan, seluruh pegawai harus sudah memahami dan mampu mengimplementasikan visi tersebut secara menyeluruh. Ia menegaskan pentingnya kerja yang terarah agar masyarakat mengetahui tujuan pembangunan yang sedang dijalankan pemerintah.


Koster juga menyoroti pelaksanaan Pungutan Wisatawan Asing (PWA) yang sudah berjalan sejak 2024. Meski telah menghasilkan ratusan miliar rupiah, tingkat partisipasi wisatawan dinilai masih perlu ditingkatkan melalui evaluasi dan perbaikan regulasi.


Ia memastikan sistem pembayaran PWA dilakukan secara digital sehingga aman dan transparan. Koster juga menanggapi isu negatif yang beredar di media sosial dan meminta seluruh jajaran tetap kompak memberikan penjelasan yang benar kepada masyarakat.


Selain itu, Gubernur memaparkan enam prioritas pembangunan Bali, mulai dari budaya, kesehatan, ekonomi, hingga infrastruktur dan lingkungan. Ia mendorong setiap dinas bekerja lebih progresif, termasuk dalam pendidikan, kesehatan, ketahanan pangan, serta penggunaan energi bersih dan kendaraan listrik demi masa depan Bali yang berkelanjutan.

Briefing Pejabat Pemprov Bali, Gubernur Koster Minta Tancap Gas Percepat Pelaksanaan Program Pembanguna

Read More

 


Gubernur Bali Wayan Koster menerima kunjungan Konsul Jenderal China Zhang Zhisheng di Kantor Gubernur Bali, Denpasar, Kamis (26/3). Pertemuan yang berlangsung hangat ini menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan antara Bali dan Tiongkok, sekaligus membuka ruang diskusi strategis di berbagai sektor kerja sama.


Dalam pertemuan tersebut, Wayan Koster menyampaikan optimisme terhadap penguatan kemitraan yang telah terjalin. Ia menegaskan bahwa Bali terbuka terhadap berbagai peluang kolaborasi internasional yang dapat memberikan dampak nyata bagi pembangunan daerah. Harapannya, kerja sama yang terbangun tidak hanya bersifat wacana, tetapi juga mampu diwujudkan dalam program konkret ke depan.


Zhang Zhisheng menyoroti sejumlah sektor potensial seperti investasi, perdagangan, pariwisata, teknologi, hingga infrastruktur. Ia menekankan bahwa kerja sama ini juga mencakup peningkatan kualitas sumber daya manusia, transfer teknologi, serta promosi budaya. Selain itu, ia mengapresiasi sikap wisatawan Tiongkok yang dinilai mampu menghormati aturan dan kearifan lokal Bali, termasuk saat perayaan Hari Raya Nyepi.


Lebih lanjut, peluang kerja sama juga terbuka pada sektor energi berkelanjutan, khususnya pengolahan sampah menjadi energi listrik (waste to energy). Sejumlah perusahaan Tiongkok diketahui telah terlibat dalam proyek tersebut yang menjadi bagian dari Proyek Strategis Nasional. Pertemuan ditutup dengan pertukaran cinderamata, di mana Gubernur Wayan Koster menyerahkan kain tenun endek khas Bali sebagai bentuk promosi produk UMKM lokal.

Tiongkok Perkuat Kemitraan Strategis, Dari Pariwisata hingga Energi Masa Depan

Read More

Senin, 23 Maret 2026

Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) Bali di Denpasar, Senin (23/3). Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa selain budaya dan adat, olahraga akan didorong menjadi ikon baru Bali untuk meningkatkan prestasi sekaligus menarik wisatawan.


Menurutnya, penyelenggaraan berbagai event olahraga bertaraf internasional dapat meningkatkan kunjungan wisata sekaligus membuka peluang bagi kemajuan cabang olahraga. Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi dan manajemen yang baik agar pembinaan atlet dan organisasi olahraga berjalan optimal.


Koster juga mendorong atlet Bali untuk fokus pada cabang olahraga yang sesuai dengan potensi daerah. Pembinaan sejak dini, pengelolaan organisasi, serta dukungan fasilitas dinilai menjadi kunci dalam menciptakan prestasi yang berkelanjutan.


Sementara itu, calon Ketua KONI Bali I Nyoman Giri Prasta menegaskan pentingnya pendataan atlet yang akurat serta pemanfaatan teknologi dalam pembinaan olahraga. Ia optimistis Bali mampu meningkatkan prestasi, khususnya menghadapi agenda besar seperti PON 2028 dan Porprov Bali 2027.

Buka Musorprov Bali, Gubernur Wayan Koster Sampaikan Olahraga Akan Menjadi Icon Prestasi Terbaik di Bali

Read More

Copyright © SEPUTAR BALI TERKINI | Designed With By Blogger Templates
Scroll To Top